Posts

GEOLOGI STRUKTUR

SESAR DAN KEKAR - Kekar merupakan rekahan tanpa atau tidak mengalami pergeseran pada bidang rekahannya. - Sesar merupakan suatu bidang rekahan yang telah mengalami pergeseran (D.M. Ragen, 1973). Jadi biasanya kekar terjadi terlebih dahulu kemudian terbentuk sesar. macam-macam : Sesar turun Hanging wall relatif turun terhadap foot wall, bidang sesarnya mempunyai kemiringan yang besar. sesar naik Hanging wall relatif naik terhadap foot wall, bidang sesarnya mempunyai kemiringan yang besar. Sesar rotasi jenis sesar yang sifat pergeserannya mengalami perputaran. dimana semua batuan penyusunnya sudah sama sekali tidak sejajar dari posisi awalnya Horst dan graben adalah istilah pada daerah yang terletak di antara sesar normal, baik lebih tinggi atau lebih rendah dari wilayah di luar sesar. Horst merupakan blok yang didorong ke atas oleh patahan, dan graben adalah sebuah blok yang telah menurun akibat patahan. Sinklinorium : lipatan yang membentuk lembah (cekungan) Antikl...

GEOSTRUK

Dalam geologi struktur yang merupakan suatu cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang rancangan bentuk muka bumi serta gejala-gejala yang pernah terjadi, akan dipelajari tentang struktur geologi yang meliputi kekar, patahan, lipatan dan ketidakselarasan. Keempat elemen tersebut akan diambil data geologinya agar dapat dimasukan ke dalam peta geologi dan kemudian dapat ditentukan proses geologi seperti apakah yang pernah terjadi pada suatu daerah yang akan dipetakan. Struktur geologi ini banyak dipengaruhi oleh proses endogenik atau proses yang berasal dari dalam bumi. Proses tersebut dapat menghasilkan bentuk luar permukaan bumi, yang kemudian membentuk suatu morfologi tertentu, misalnya suatu kompleks pegunungan. Disinilah keterkaitan antara geologi struktur dan geomorfologi. Artikel ini akan banyak menjelaskan tentang salah satu struktur geologi yaitu lipatan. Lipatan terbentuk oleh adanya faktor dari dalam bumi yang bermacam-macam, ada yang disebabkan karena gerakan tektoni...

Batuan Beku, Sedimen, Piroklastik, dan Metamorf

2.1 Jenis Batuan dan Proses Pembentukannya Dalam geologi Kejutaraan, terdapat 2 bahan bumi yang utama, Batuan dan Tanah. Terdapat 4 jenis batuan yang utama; Batuan Beku, Batuan Piroklastik, Batuan Sedimen, dan Batuan Metamorf. 2.1.1 Jenis Batuan Pengelasan Batuan berdasarkan sifat bahan batuan (rock material) dan sifat jasad batuan (rock mass). 2.1.1.1 Batuan Beku Batuan beku (“Igneous Rock”) adalah batuan yang terbentuk langsung dari magma, baik di bawah permukaan bumi maupun di atas permuaan bumi. Ciri khas batuan beku adalah kenampakannya yang kristalin, yaitu kenampakan suatu massa dari unit-unit kristal yang saling mengunci kecuali gelas yang bersifat kristalin. Tekstur Gambar 2.1. Batuan Beku dalam batuan beku didefinisikan sebagai hubungan antara massa mineral dan massa gelas yang membentuk massa yang menata dari batuan. Tekstur sendiri merupakan fungsi dari sejarah suatu pembentukkan batuan beku. Magma dapat mendingin dan membeku di bawah atau di atas permuka...

BATUAN BEKU

Batuan beku adalah batuan yang terbentuk langsung dari pembekuan atau kristalisasi magma. Proses ini merupakan proses perubahan fase dari fase cair (lelehan, melt) menjadi fase padat, yang akan menghasilkan kristal-kristal mineral primer atau gelas. Proses pembekuan magma (temperatur dantekanan) akan sangat berpengaruh terhadap tekstur dan struktur primer batuan, sedangkan komposisi batuan sangat dipengaruhi oleh sifat magma asal. Penggolongan batuan beku dapat didasarkan kepada tiga patokan utama, yaitu berdasarkan genetic buatan, senyawa kimia yang terkandung dan susunan mineraloginya. Magma dapat mendingin dan membeku di bawah atau di atas permukaan bumi. Bila membeku di bawah permukaan bumi, terbentuklah batuan yang dinamakan batuan beku dalam atau disebut juga batuan beku intrusive (sering juga dikatakan sebagai batuan beku plutonik). Sedangkan, bila magma dapat mencapai permukaan bumi kemudian membeku, terbentuklah batuan beku luar atau batuan beku ekstrusif. 1. Batuan beku dal...

Artikel KARST

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kars adalah jenis batuan gamping yang telah mengalami proses pelarutan dengan batuan asam karbonat dan asam lainnya sebagai hasil dari proses pembusukan sisa-sisa tumbuhan di atasnya. Perlindungan kawasan karst dan gua-gua di bawahnya dalam UU No. 24 th 1992 bahwa yang termasuk kawasan lindung diantaranya kawasan resapan air dan kawasan cagar budaya dan ilmu pengetahuan (pasal 7) yang merupakan kawasan yang memberikan perlindungan kawasan dibawahnya (pasal 3). Bentuk-bentuk topografi karst mayor antara lain : 1. Surupan (dodline) 2. Uvala 3. Polje 4. Jendela Karst 5. Lembah Karst 6. Gua 7. Terowongan Sedangkan bentuk topografi minor : 1. Lapies 2. Karst split 3. Parit Karst 4. Palung Karst 5. Speleotherms 6. Fitokarst 1.2 Maksud dan Tujuan Adapun tujuan dari dilaksanakannya pembuatan paper ini adalah : 1. Mampu menjelaskan tentang bentang alam karst 2. Mampu mengetahui dan lebih memahami tentang bentang alam karst 3. Mamp...

Tugas 2 : Resensi Buku

tugas ke-2 itu adalah membuat resensi buku. tema : tentang kepemimpinan syarat:  ditulis pada kertas polio bergaris dengan margin kiri-kanan : 1 cm tulis tangan minimal 4 halaman RAPI ! dikiri atas ditulis Nama & NIM kanan atas tulis, R1 atau R2 ISI judul resensi di bawah kiri judul resensi dicantumkan : keterangan buku judul buku penulis tahun cetak penerbit jumlah halaman dimensi buku [panjang, lebar, tinggi] sebelah kanan keterangan buku, foto buku sebesar 7 baris

TUGAS 1 : Membuat Makalah Studi Kasus

isi : mengenai potensi daerah tempat tinggal tujuan : mengenal lebih dalam potensi geologi daerah asal syarat : jenis potensi boleh sama, lokasi nya berbeda ataupun sebaliknya lokasi berbeda, jenis potensinya berbeda FORMAT cover :  warna merah kertas buffalo urutan pada cover depan :  Makalah Studi Kasus Potensi Geologi Daerah [font size 16, bold] logo undip disusun oleh : Nama & NIM [times new roman, 12] Program studi teknik Geologi Fakultas Teknik UNIVERSITAS DIPONEGORO [kapital, size : 16] Semarang September 2010 [font size 14, bold] isi  daftar isi daftar gambar daftar tabel bab I Pendahuluan bab 1.1. maksud & tujuan bab 1.2. waktu pelaksanaan bab II Dasar teori bab III Pembahasan bab IV Kesimpulan : [daftar pustaka & lampiran tugas] note :   diketik minimal 15 halaman lampiran diisi gambar, peta, dan gambar penunjang kertas A4 space line nya 1.5 margin kiri & atas : 4 cm margin kanan & bawah : 3 cm font u...